Indonesia adalah negeri yang memiliki potensi kekayaan sumber daya alam dan penerimaan zakat yang besar, namun ternyata masih banyak rakyatnya hidup dalam kemiskinan. Di sisi lain negara terus mengandalkan pajak sebagai sumber utama penerimaan negara yang akan semakin menyengsarakan rakyat. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana konsep pengelolaan sumber daya alam dan zakat sebagai kebijakan fiskal syariah agar mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitif. Dalam penelitian ini, ditemukan potensi penerimaan negara yang sangat besar dari sumber daya alam sebesar Rp18.918 triliun dan zakat sebesar Rp327,6 triliun. Namun potensi penerimaan yang besar ini hanya akan mampu memberikan kesejahteraan kepada rakyat apabila dikelola berdasarkan syariah, yaitu apabila seluruh sumber daya alam dan zakatdikelola oleh negara, sehingga seluruh hasilnya akan menjadi penerimaan negara (Rp19.246 triliun). Inilah yang dimaksud dengan kebijakan fiskal syariah. Adapun indikator kesejahteraan rakyat adalah terjaminnya pemenuhan kebutuhan pokok setiap individu (sandang, pangan dan papan) serta terpenuhinya kebutuhan pokok rakyat (pendidikan, kesehatan dan keamanan). Dengan potensi penerimaan yang besar dan dikelola dengan berdasarkan kebijakan fiskal syariah, maka sumber daya alam dan zakat akan mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Copyrights © 2022