Penanganan pertama cedera dalam olahraga sepak bola sangat penting untuk menjaga keselamatan dan performa pemain. Penelitian ini menganalisis urgensi penanganan cedera, peran alat dan teknologi, keterjangkauannya di tingkat komunitas dan sekolah, serta permasalahan di lapangan. Penelitian menggunakan metode studi literatur terhadap 20 artikel ilmiah. Analisis difokuskan pada efektivitas alat medis modern, kendala penerapan teknologi, dan kebijakan peningkatan kapasitas tenaga medis serta pelatih dalam menangani cedera. Hasilnya menunjukkan bahwa di tingkat komunitas dan sekolah, keterbatasan tenaga medis dan alat kesehatan masih menjadi hambatan utama. Penggunaan teknologi seperti MRI, cryotherapy, dan sensor biomekanik efektif dalam penanganan cedera, namun belum terjangkau bagi klub amatir. Permasalahan umum meliputi keterlambatan respons medis, kesalahan prosedur pertolongan pertama, serta minimnya pemahaman pemain dan pelatih tentang pentingnya pemulihan. Beberapa praktik, seperti protokol kesehatan dan kebijakan substitusi gegar otak, telah diterapkan namun belum merata. Dibutuhkan peningkatan pelatihan tenaga medis, penyediaan alat terjangkau, serta edukasi kepada pemain dan pelatih. Kolaborasi antara klub, federasi, dan institusi kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan penanganan cedera di dunia sepak bola.
Copyrights © 2025