Media sosial telah berkembang pesat dan berperan besar dalam membentuk pola komunikasi serta identitas kebangsaan, khususnya di Indonesia yang memiliki lebih dari 200 juta pengguna internet. Generasi muda menjadi kelompok paling aktif menggunakan media sosial, baik sebagai konsumen maupun produsen konten yang seringkali memuat narasi kebangsaan, simbol negara, dan nilai-nilai Pancasila. Kondisi ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi strategis dalam memperkuat maupun melemahkan nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat nasionalisme generasi muda Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada korelasi antara frekuensi dan durasi penggunaan media sosial dengan penguatan nilai kebangsaan, serta faktor-faktor konten dan interaksi digital yang memengaruhi tingkat nasionalisme. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner. Uji validitas dilakukan melalui validitas isi dan validitas konstruk dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA), sedangkan analisis data menggunakan perangkat lunak statistik untuk menguji kelayakan model dan korelasi antar-variabel. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam pengembangan literatur komunikasi digital dan nasionalisme, sekaligus memberikan rekomendasi praktis mengenai strategi pemanfaatan media sosial sebagai sarana penguatan identitas kebangsaan di kalangan generasi muda.
Copyrights © 2025