Di setiap sekolahan pasti terdapat aturan-aturan atau bisa disebut dengan tata tertib sekolah, yang mana hal tersebut harus diikuti oleh peserta didik sekolahan tersebut. Tata tertib sekolah mengajarkan peserta didik untuk memiliki perilaku atau akhlak yang baik.tetapi pada dasarnya tidak semua orang memiliki perilaku baik, ada juga yang memiliki perilaku buruk atau perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang disekolah slah satunya melakukan perilaku bolos. Adapun upaya guru untuk mengatasi perilaku bolos siswa yaitu dengan cara pemanggilan orang yang bersangkutan, pemberian sanksi yaitu berupa bimbingan rohani seperti tadarus dan pemanggilan orang tua yang bersangkutan Ketika masih melakukan perilaku bolos secara terus-menerus. Adapun dalam pemberian layanan bimbingan klasikal juga dapat mengatasi perilaku bolos siswa dengan cara diberikannya penyuluhan secara terus-menerus tentang perilaku bolos. Harapannya dalam pemberian layanan klasikal dan strategi guru BK dapat mengatasi perilaku bolos siswa SMA Ibn Hajar Pasarean. Adapun dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan. Sebab, peneliti mengamati dan terlibat langsung ke lokasi penelitian. Adapun pendekatan yang digunakan aitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Serta penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peran guru BK sangat penting dalam membentuk kepribadian siswa untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. Harapannya guru BK dapat membentuk strategi atau program baru untuk lebih ampuh dalam mengatasi perilaku bolos siswa serta memberikan hukuman dengan melakukan hal yang tidak disukai murid dengan tujuan agar murid merasa jera.
Copyrights © 2023