Penanda molekuler diketahui memiliki potensi menggantikan upaya penyerbukan buatan secara manual dalam program pemuliaaan. Kebun benih persilangan A. mangium dapat dibangun menggunakan induvidu-induvidu terpilih agar penyerbukan terbuka (open pollination) yang terjadi dapat menghasilkan induvidu unggul. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari penggunaan penanda mikrosatelit bagi pengujian induk A. mangium. Analisis induk dilakukan menggunakan DNA genomik total dari 251 induvidu sebagai kadidat induk dan 296 induvidu hasil keturunannya. Reaksi PCR dilakukan menggunakan 15 penanda mikrosatelit (SSR). Genotipa dari semua induvidu tersebut digunakan untuk menentukan pasangan induk dari setiap keturunan yang diuji. Penelitian yang dilakukan dapat mendeteksi pasangan induk dari 202 induvidu (68,2%).
Copyrights © 2006