Komunikasi yang baik dan edukatif akan membantu terbinanya hubungan manusia yang serasi diantara pasien dan tenaga kesehatan. Keserasian hubungan sangat diperlukan dalam memperoleh rasa saling percaya dan pengertian untuk mengurangi kecemasan selama penggunaan KB. Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh komunikasi terapeutik bidan dengan tingkat kecemasan akseptor Kb suntik di Puskesmas Dahlia Makassar. Rancangan penelitian ini adalah posttest-only control group design dengan tehnik purposive sampling, penentuan sampel kelompok control adalah akseptor yang melakukan kunjungan ulang dan kelompok intervensi adalah akseptor yang mendapatkan informasi terkait terapeutik yang dilakukan oleh bidan. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pemberian informasi komunikasi terapeutik bidan dengan tingkat kecemasan akseptor Kb suntik dengan nilai p=0,000.
Copyrights © 2024