Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan ekonomi kreatif terhadap kemandirian keuangan mahasiswa Institut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi. Religiusitas dipahami sebagai landasan moral dan spiritual yang membentuk perilaku ekonomi yang beretika, bertanggung jawab, serta sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Sementara itu, ekonomi kreatif dipandang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, inovasi, dan kreativitas dalam menciptakan peluang usaha yang bernilai ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 3.29, melibatkan 176 responden mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa religiuisitas memiliki pengaruh signifikan terhadap kemandirian ekonomi (T-statistic 4,235; P-value 0,000 < 0,05), begitu pula ekonomi kreatif (T-statistic 8,102; P-value 0,000 < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas, semakin kuat motivasi mahasiswa untuk berusaha secara halal, etis, dan produktif. Namun demikian, ekonomi kreatif terbukti memberikan kontribusi yang lebih besar dalam membentuk kemandirian ekonomi mahasiswa melalui pengembangan ide-ide inovatif dan penciptaan nilai tambah ekonomi. Dengan demikian, religiusitas dan ekonomi kreatif berperan saling melengkapi dalam memperkuat kemandirian finansial mahasiswa di era ekonomi modern yang kompetitif ini.
Copyrights © 2025