Produksi kelapa sawit di Kalimantan Tengah menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Transportasi dan pengiriman tandan buah segar (TBS) dari kebun ke pabrik pengolahan merupakan salah satu tahap penting dalam menjaga rantai pasokan. Manajemen BOK truk pengangkut menjadi faktor penentu dalam menjaga ekonomi perusahaan angkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kendaraan serta menganalisis besar BOK yang dikeluarkan perusahaan angkutan. Mengacu kepada data yang diperoleh dan diolah menggunakan metode PCI, maka didapatkan BOK truk pengangkut untuk 60 km pada muatan penuh kecepatan 20 km/jam untuk Truk 1 = Rp. Rp.1.065.888,58. Truk 2 = Rp.1.070.775,10. dan Truk 3 = Rp.1.109,867. Sedangkan pada kondisi muatan kosong dengan kecepatan 35 km/jam dan jarak tempuh 60 km BOK truk 1 = Rp.888.015,20. Truk pengangkut 2 = Rp.891.754,52. Truk Pengangkut 3 = Rp.921.669,12.
Copyrights © 2025