Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keagamaan melalui pelatihan dan simulasi analisis hadis lemah dan palsu. Peserta adalah pengurus MUI, tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan teori, studi kasus hadis populer, dan praktik analisis sanad-matan dengan sumber rujukan cetak maupun digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta untuk mengidentifikasi keautentikan hadis. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada pengurangan penyebaran hadis lemah atau palsu di ruang publik. Abstract This community service program aims to enhance religious literacy through training and simulation on the analysis of weak and fabricated hadiths. The participants consist of MUI administrators, religious leaders, university students, and the general public. The implementation methods include theoretical presentations, case studies of popular hadiths, and practical analysis of sanad and matan using both printed and digital sources. The results show a significant improvement in participants’ understanding and skills in identifying the authenticity of hadiths. This program is expected to contribute to reducing the spread of weak or fabricated hadiths in the public sphere.
Copyrights © 2025