JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN
Vol 6, No 3 (2009): JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN

PENGGUNAAN HEWAN DALAM PEMANENAN HUTAN DI INDONESIA: PERKEMBANGAN, KEUNGGULAN, PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMANFAATANNYA

Djaban Tinambunan (P3HH)
Sukadaryati Sukadaryati (P3HH)



Article Info

Publish Date
21 Nov 2016

Abstract

Penggunaan alat-alat berat dengan teknologi tinggi dalam kegiatan pemanenan hutan tidak akan efisien bila diterapkan pada hutan tanaman, terutama hutan rakyat dan hutan tanaman rakyat. Lahan hutan yang tidak terlalu luas, letaknya tersebar dan terdiri dari beberapa jenis pohon (heterogen) serta sortimen kayu yang dihasilkan berukuran relatif kecil baik diamater dan panjangnya serta modal usaha kecil menjadi faktor pertimbangannya. Selain itu kemampuan dan pengetahuan petani hutan yang terbatas menuntut penggunaan alat pemanenan kayu yang sederhana, murah dan mudah dioperasikan tetapi menghasilkan produktivitas tinggi. Tenaga hewan merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam kegiatan pemanenan hutan di Indonesia.Tenaga hewan sudah lama digunakan dalam kegiatan pemanenan hutan. Keunggulan sistem hewan cukup banyak, antara lain tenaga yang cukup besar, biaya murah, mudah dioperasikan dan lebih ramah lingkungan. Walaupun keunggulannya banyak, sistem hewan ini kurang berkembang di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan kebijakan yang kuat dari pemerintah untuk mendorong penggunaan dan pengembangannya, mencakup aspek-aspek teknis, ekonomis, lingkungan, kelembagaan, penelitian dan pengembangan, pelatihan dan penyuluhan. Dengan kebijakan tersebut diharapkan penggunaan sistem hewan  dalam kegiatan pemanenan hutan dapat meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan rakyat petani hutan sekaligus mencapai kelestarian hutan.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

JAKK

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

The journal is published by the Center for Social Research and Economy, Policy and Climate Change, Agency for Research, Development and Innovation, Ministry of Environment and Forestry. The name of the publisher has changed because of the merger of the Ministry of Forestry with the Ministry of ...