Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN HEWAN DALAM PEMANENAN HUTAN DI INDONESIA: PERKEMBANGAN, KEUNGGULAN, PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMANFAATANNYA Djaban Tinambunan; Sukadaryati Sukadaryati
Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol 6, No 3 (2009): JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN
Publisher : Centre for Research and Development on Social, Economy, Policy and Climate Change

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.914 KB) | DOI: 10.20886/jakk.2009.6.3.181-193

Abstract

Penggunaan alat-alat berat dengan teknologi tinggi dalam kegiatan pemanenan hutan tidak akan efisien bila diterapkan pada hutan tanaman, terutama hutan rakyat dan hutan tanaman rakyat. Lahan hutan yang tidak terlalu luas, letaknya tersebar dan terdiri dari beberapa jenis pohon (heterogen) serta sortimen kayu yang dihasilkan berukuran relatif kecil baik diamater dan panjangnya serta modal usaha kecil menjadi faktor pertimbangannya. Selain itu kemampuan dan pengetahuan petani hutan yang terbatas menuntut penggunaan alat pemanenan kayu yang sederhana, murah dan mudah dioperasikan tetapi menghasilkan produktivitas tinggi. Tenaga hewan merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam kegiatan pemanenan hutan di Indonesia.Tenaga hewan sudah lama digunakan dalam kegiatan pemanenan hutan. Keunggulan sistem hewan cukup banyak, antara lain tenaga yang cukup besar, biaya murah, mudah dioperasikan dan lebih ramah lingkungan. Walaupun keunggulannya banyak, sistem hewan ini kurang berkembang di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan kebijakan yang kuat dari pemerintah untuk mendorong penggunaan dan pengembangannya, mencakup aspek-aspek teknis, ekonomis, lingkungan, kelembagaan, penelitian dan pengembangan, pelatihan dan penyuluhan. Dengan kebijakan tersebut diharapkan penggunaan sistem hewan  dalam kegiatan pemanenan hutan dapat meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan rakyat petani hutan sekaligus mencapai kelestarian hutan.