Melanin yang diproduksi oleh melanosom memainkan peran penting dalam perlindungan fotokulit terhadap kerusakan oksidatif akibat sinar ultraviolet (UV), namun kelebihan produksi pigmen ini atau distribusinya yang abnormal dapat menyebabkan hiperpigmentasi termasuk melasma, bintik-bintik, ephelides, dan lentigo. Cara untuk mencegah gangguan hiperpigmentasi salah satunya adalah menghambat aktivitas tirosinase. Senyawa fenolik dan senyawa yang mengandung karbonil atau senyawa antioksidan lainnya dipercaya dapat menghambat tirosinase. Psidium guajava L. merupakan salah satu tanaman dalam famili Myrtaceae yang mengandung banyak senyawa bioaktif yang mungkin berperan sebagai inhibitor tirosinase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi senyawa dari ekstrak daun P. guajava sebagai inhibitor tirosinase melalui studi in silico dan prediksi ADMET. Analisis docking molekuler dilakukan terhadap tirosinase (PDB ID: 5M8O) yang berkompleks dengan ligan alami tropolone. Hasil penambatan menunjukkan sebagian besar senyawa mampu berinteraksi dengan sisi aktif enzim. Senyawa 7 dan 34 menunjukkan afinitas pengikatan terbaik dengan nilai masing-masing sebesar -6,50 dan -6,55 kkal/mol, dibandingkan ligan alami yang memiliki nilai -5,03 kkal/mol. Interaksi keduanya melibatkan residu asam amino yang serupa dengan ligan alami, yaitu Ser394, His192, His215, His377, dan His381. Berdasarkan analisis ADMET, kedua senyawa memenuhi aturan Lipinski, memiliki absorpsi yang baik, dan potensi toksisitas rendah. Dapat disimpulkan bahwa kedua senyawa diprediksi berpotensi sebagai inhibitor tirosinase.
Copyrights © 2025