Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pemuda terhadap efektivitas program pelatihan dan bantuan usaha dalam menumbuhkan jiwa wirausaha di Kabupaten Sukoharjo. Fokus kajian diarahkan pada sejauh mana program yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah mampu meningkatkan kapasitas, motivasi, dan kemandirian berwirausaha di kalangan generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sepuluh informan yang terdiri dari peserta pelatihan, penerima bantuan usaha, dan pihak penyelenggara program. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemuda terhadap program pelatihan dan bantuan usaha cenderung positif karena kegiatan tersebut mampu meningkatkan wawasan, keterampilan, dan semangat berwirausaha. Namun, efektivitas program belum optimal karena keterbatasan durasi pelatihan, minimnya pendampingan pasca-program, serta keterbatasan akses modal. Program terbukti efektif dalam membentuk motivasi dan sikap wirausaha, tetapi belum sepenuhnya menumbuhkan kemandirian usaha yang berkelanjutan. Secara teoretis, hasil penelitian memperkuat teori efektivitas program (Steers, 1985) dan teori niat berwirausaha (Ajzen, 1991), yang menekankan pentingnya kontrol perilaku dan dukungan sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan aspek pendampingan, mentoring, serta kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem kewirausahaan pemuda yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026