Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merevitalisasi kearifan lokal sebagai media pendidikan literasi lingkungan berbasis sosial budaya masyarakat di Desa Oelolot, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Tantangan utama yang dihadapi dalam pelestarian lingkungan dewasa ini adalah rendahnya kesadaran ekologis masyarakat, terutama generasi muda, yang semakin jauh dari nilai-nilai budaya lokal. Padahal, masyarakat tradisional Indonesia memiliki sistem pengetahuan lokal yang terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan. PKM ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan kultural melalui tahapan identifikasi kearifan lokal, pengembangan media edukatif, pelatihan, serta sosialisasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat beragam bentuk kearifan lokal seperti larangan adat penebangan pohon, pengelolaan sumber daya air kolektif, dan ritus ekologis yang masih hidup di masyarakat. Melalui pelatihan dan media visual (modul, poster, video), terjadi peningkatan pemahaman dan motivasi peserta dalam menjaga lingkungan. Sebanyak 82% peserta mengalami peningkatan pemahaman, dan 76% merasa termotivasi menerapkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga berhasil membentuk komunitas literasi lingkungan “Hijau Budaya” yang beranggotakan pemuda dan pendidik lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendidikan lingkungan mampu menyentuh aspek kognitif, afektif, dan sosial budaya masyarakat secara lebih mendalam. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan keberlanjutan program agar pendekatan ini menjadi model edukasi lingkungan yang relevan dan kontekstual bagi masyarakat lokal di era modern.
Copyrights © 2025