Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh tim Universitas Nusa Lontar Rote ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pertanian berkelanjutan di pedesaan. Program berfokus pada pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos dengan membandingkan efektivitas dua bioaktivator, yaitu EM4 (Effective Microorganisms 4) dan air cucian beras. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume limbah organik rumah tangga di Desa Nggelodae dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pengelolaan limbah ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa, kelompok tani, dan tokoh masyarakat melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan fermentasi, serta evaluasi hasil. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa EM4 mempercepat proses fermentasi (30–35 hari) dengan kompos berwarna hitam pekat, remah, tidak berbau, dan kaya unsur hara. Sementara air cucian beras membutuhkan waktu lebih lama (40–45 hari) dengan hasil cukup baik. Meski demikian, air cucian beras tetap bernilai ekonomis karena mudah diperoleh tanpa biaya tambahan. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan limbah serta menjadi model pemberdayaan desa berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao.
Copyrights © 2025