Penelitian ini berjudul “Makna Simbolik Tradisi Tolak Bala Sedekah Petang Jum’at pada Masyarakat Islam di Sungai Pinang Kabupaten Musi Rawas.” Fokus penelitian ini adalah menganalisis makna simbolik yang terdapat dalam tradisi sedekah petang Jum’at sebagai bentuk tolak bala di Desa Sungai Pinang. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tata cara pelaksanaan tradisi tersebut serta mengungkap makna simbolik yang dipercaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala desa, tokoh agama, dan masyarakat berjumlah 20 orang, observasi terhadap proses pelaksanaan sedekah petang Jum’at, serta dokumentasi kegiatan terkait. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi waktu, sumber, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini dilaksanakan sekitar pukul 14.30 WIB di rumah warga yang menjadi tempat penyelenggaraan. Seluruh masyarakat ikut serta dengan membaca Surah Yasin dan doa bersama. Hidangan seperti nasi tumpeng, wajik ketan, nasi punjung ayam kampung, bobonos, dan makanan lainnya dijadikan simbol sedekah. Masyarakat meyakini tradisi ini membawa keberkahan dan keselamatan bagi keluarga pelaksana serta masyarakat Desa Sungai Pinang secara umum.
Copyrights © 2025