Kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengolahan hasil panen rumput laut pada Kelompok Petani Rumput Laut Reski Bersama Pulau Salemo di Desa Mattiro Bombang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Permasalahan utama mitra adalah proses pengeringan dan pencincangan yang masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu lama, hasil tidak seragam, serta bergantung pada kondisi cuaca. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pengering rumput laut hybrid berbasis panel surya dan listrik PLN, serta alat pencincang mekanis sederhana. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari analisis kebutuhan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan, hingga uji kinerja di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat pengering hybrid mampu menurunkan waktu pengeringan dari 10 jam menjadi 4 jam per 20 kg bahan dengan hasil yang lebih higienis dan merata. Sementara itu, alat pencincang meningkatkan kecepatan produksi hingga 45% dibanding cara manual. Penerapan kedua alat ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan nilai jual produk, tetapi juga mendorong kemandirian energi dan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang berkelanjutan.Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, teknologi tepat guna, rumput laut, panel surya, Pulau Salemo, hybrid dryer
Copyrights © 2025