Aktivitas membuat karya seni dengan menggabungkan beragam komponen dalam satu wadah disebut dengan kegiatan kolase. Fokus utama dari kegiatan ini yaitu mendorong perkembangan motorik halus anak. Metode penelitian mengimplementasikan eksperimen berbasis post-test dan pre-test dengan sasarannya satu kelompok, dan data yang sudah didapatkan akan dianalisis dengan menerapkan uji normalisasi dan hipotesis berbentuk paired sample t-test. Berdasarkan analisis data didapatkan perkembangan motorik halus anak yang meningkat secara signifikan, dimana hal ini terbukti dari adanya perbedaan kemampuan motorik setelah dan sebelum kegiatan kolase. Sehingga bisa ditarik kesimpulan yaitu kegiatan kolase memengaruhi perkembangan motorik halus anak dan kegiatan ini bisa menumbuhkan kreativitas anak selama tahap pembelajaran.
Copyrights © 2025