Penelitian ini mengkaji hubungan antaraperbandingansosialdan kesejahteraan subjektif di kalangan mahasiswa sarjana yangaktif menggunakan Instagram di Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Padang.Dengandesainkorelasikuantitatif,datadikumpulkandari 298 mahasiswa berusia 18–24 tahun melalui sampling purposif. Skala Orientasi Perbandingan Iowa-Belanda (INCOM) digunakan untuk mengukur perbandingan sosial, sementara kesejahteraan subjektif diukur menggunakan Skala Kepuasan Hidup (SWLS)dan Skala Pengalaman Positif dan Negatif (SPANE). Analisis deskriptif menunjukkanbahwasebagianbesarrespondenseringmelakukan perbandingan sosialkeatasdiInstagram.Korelasiproduk-moment Pearson menunjukkan hubungan negatif yang signifikanantaraperbandingansosialdankesejahteraansubjektif, menunjukkan bahwa tingkat perbandingan sosial yang lebihtinggi terkait dengan kepuasan hidup yang lebih rendah dan peningkatan afek negatif. Temuan ini menyoroti risiko psikologis dari perbandingan ke atas yang berlebihan di media sosial dan menekankan pentingnya mempromosikan penggunaan media sosial yang sehat di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025