Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penerapan model pembelajaran yang mampu secara simultan meningkatkan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Ekonomi di jenjang SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dan siswa yang belajar dengan model konvensional, serta menelaah pengaruh empiris model TAI terhadap peningkatan kedua aspek tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa kelas XI Fase F di SMAN 1 Padang Ganting. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan nilai p < 0,05 dan effect size sebesar 0,68 yang menunjukkan efek sedang. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (90,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (83,70). Secara empiris, model TAI juga meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa melalui peningkatan partisipasi aktif, tanggung jawab individu, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Temuan ini memperkuat teori pembelajaran kooperatif yang menekankan integrasi antara pembelajaran individual dan sosial, serta memberikan implikasi bahwa penerapan model TAI dapat menjadi alternatif strategis untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran Ekonomi.
Copyrights © 2025