Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya rasa ingin tahu pada siswa PGSD dalam pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan dominasi kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 120 mahasiswa dari Universitas PGRI Madiun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan dua faktor utama penyebab rendahnya rasa ingin tahu dalam pembelajaran matematika, yaitu faktor internal (58%) dan faktor eksternal (42%). Temuan wawancara menegaskan bahwa rasa takut salah, kecemasan matematika, rendahnya kepercayaan diri dalam memecahkan soal, serta persepsi negatif terhadap matematika menjadi hambatan utama pengembangan rasa ingin tahu. Faktor eksternal meliputi metode pengajaran yang dominan prosedural, jarangnya penggunaan masalah kontekstual, dan minimnya media pembelajaran interaktif. Temuan ini menegaskan perlunya penerapan pembelajaran matematika berbasis inkuiri dan pemecahan masalah kontekstual untuk menumbuhkan rasa ingin tahu siswa.
Copyrights © 2025