Sopan santun merupakan salah satu nilai moral atau suatu tingkah laku baik yang harus dimiliki oleh setiap manusia untuk menghormati orang lain. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui 1) untuk menjelaskan kendala yang dialami guru untuk Menghabituasi sikap sopan santun siswa kelas VI di SDN Bororejo Surakarta; 2) untuk mendeskripsikan peran yang dilakukan guru untuk menghabituasi sikap sopan santun siswa kelas VI di SDN Bororejo Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian tiga responden, yaitu: kepala sekolah, wali kelas VI, dan siswa kelas VI. Tenik pengumpulan data menggunakan Teknik sampling (cuplikan), instrumen pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya kendala yang dialami guru dalam Menghabituasikan sikap sopan santun siswa yaitu, perbedaan karakter, minat rendah terhadap nilai kesopanan, serta kemampuan berperilaku siswa bervariasi. (2) Diperlukan peran guru yang berwibawa, adil, dan mampu merangkul siswa dalam membentuk karakter melalui pembiaasaan yang konsisten dan teladan nyata, terutama dalam menanamkan sikap sopan santun.
Copyrights © 2025