Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan Islam dalam pembentukan identitas keislaman generasi muda di Malaysia dan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan dokumen resmi terkait pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Islam di Malaysia menekankan modernisasi kurikulum, integrasi pendidikan formal dan non-formal, serta pembekalan kompetensi global, sementara di Indonesia lebih menonjolkan tradisi keagamaan, keteladanan guru, pembiasaan praktik ibadah, dan penguatan nilai lokal. Perbandingan strategi dan pendekatan menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk identitas keislaman yang kuat dan berkarakter, namun dengan metode yang disesuaikan dengan konteks sosial, budaya, dan kebijakan masing-masing negara. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang relevansi pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim yang berpengetahuan, berakhlak, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Copyrights © 2025