Artikel ini membahas tentang pendidikan agama yang diterapkan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), dengan fokus khusus pada TPQ yang ada di Desa Palangbesi, Lumbang, Probolinggo. TPQ merupakan lembaga pendidikan non-formal yang memiliki peran penting dalam penyebaran pendidikan agama di masyarakat. Di Desa Palangbesi, pendidikan yang diberikan oleh TPQ dinilai cukup baik, terlihat dari banyaknya santri yang terbagi dalam tiga TPQ berbeda. Namun, kajian ini lebih menitikberatkan pada pemberdayaan pendidikan agama bagi anak-anak TPQ melalui kegiatan pendampingan yang melibatkan peserta dari semua TPQ di desa tersebut. Selain pendampingan, kami juga menyelenggarakan program pemberdayaan bernama Festival Anak Islami, yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN sebagai program baru di desa tersebut. Festival ini terdiri dari berbagai lomba yang bertujuan mengaplikasikan ibadah yang telah diajarkan di TPQ, diikuti oleh anak-anak dari seluruh Desa Palangbesi. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan agama sekaligus memotivasi anak-anak TPQ untuk mengamalkan materi ibadah yang mereka pelajari. Perencanaan program dan penulisan artikel ini menggunakan metode ABCD (Asset-Based Community Development) yang berfokus pada pengembangan potensi dan aset yang dimiliki oleh komunitas setempat.
Copyrights © 2026