Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep martabat manusia dalam perspektif Al- Qur’an dengan menekankan keterkaitan antara keimanan, ketakwaan, dan amal saleh sebagai dasar pembangunannya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, terutama QS. Al-Isrā’: 70, QS. Al-Hujurāt: 13, dan QS. At-Tīn: 4–6, serta ditunjang oleh karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa martabat manusia dalam Al-Qur’an tidak hanya bertumpu pada aspek penciptaan yang membawa kelebihan dan kemuliaan dibanding makhluk lainnya, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas internal manusia berupa keimanan dan ketakwaan. Keimanan memberikan orientasi spiritual dan teologis, ketakwaan menjadi standar moral dan etis dalam hubungan dengan Allah dan sesama, sementara amal saleh merupakan manifestasi nyata yang membuktikan kualitas tersebut dalam tindakan sosial. Dengan demikian, martabat manusia menurut Al-Qur’an bersifat dinamis: ia dapat meningkat melalui ketaatan dan amal kebaikan, atau menurun ketika manusia mengabaikan nilai-nilai ilahiah dan moral. Kajian ini menyimpulkan bahwa keimanan, ketakwaan, dan amal saleh merupakan tiga pilar utama pembentukan martabat manusia yang paripurna dalam perspektif Islam.
Copyrights © 2025