Praktik K3 untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat merupakan aspek penting dalam industri konstruksi yang bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dalam lingkungan kerja. Penelitian ini berfokus pada analisis manajemen ancaman keselamatan yang ada di PT. Hadi Karya Nganjuk dengan menerapkan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) serta pendekatan sistematis untuk mengenali bahaya, menilai tingkat risiko, serta menerapkan langkah pengendaliannya (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas dalam proyek, seperti pengurugan, pemasangan U-Ditch, dan pemasangan pagar panel precast, memiliki tingkat risiko tinggi sebelum dilakukan intervensi. Implementasi langkah-langkah pengendalian seperti penggunaan peralatan pelindung yang digunakan oleh pekerja, pemasangan rambu keselamatan, inspeksi rutin alat, serta kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada para pekerja, berhasil menurunkan tingkat risiko menjadi sedang hingga rendah. Penggunaan sistem manajemen risiko yang efektif dalam proyek konstruksi sangat menentukan keberhasilan dalam memperbaiki keamanan di area kerja serta mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Copyrights © 2025