Masa balita merupakan periode kritis yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak, sehingga pemenuhan kebutuhan gizi melalui MP-ASI yang tepat sangat penting. Pemanfaatan pangan lokal seperti pisang kepok dan kacang hijau dapat menjadi alternatif MP-ASI yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita serta kader posyandu melalui edukasi MP-ASI dan demonstrasi pembuatan kukis berbasis pisang kepok dan kacang hijau. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, pre-test dan post-test, serta praktik langsung pembuatan kukis. Sebanyak 30 peserta dari Desa Mekarsari mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan skor rata-rata meningkat dari 58,0% menjadi 89,0% setelah edukasi. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengikuti tahapan pembuatan kukis, mulai dari persiapan bahan hingga pengovenan, serta memahami prinsip higienitas dalam pengolahan MP-ASI. Kukis yang dihasilkan diterima dengan baik oleh balita karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu manis. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan pemahaman, keterampilan, dan minat peserta dalam mengolah MP-ASI berbahan lokal. Program diharapkan mendorong praktik pemberian MP-ASI yang lebih tepat dan bergizi serta mendukung upaya pencegahan stunting. Disarankan adanya pendampingan lanjutan, penguatan peran kader posyandu, diversifikasi resep lokal, serta uji keamanan lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas produk MP-ASI berbasis pangan lokal
Copyrights © 2023