Pertashop merupakan salah satu program Pertamina untuk mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerah yang belum memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Namun, proses distribusi BBM ke Pertashop di wilayah Gunung Kidul melalui Fuel Terminal Rewulu masih belum optimal, karena rutenya digabungkan dengan SPBU dan menggunakan mobil tangki berkapasitas besar (16 KL), yang tidak sesuai dengan kebutuhan Pertashop. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi BBM menggunakan metode Saving Matrix serta menentukan jumlah kebutuhan mobil tangki yang ideal, khususnya dengan menggunakan mobil tangki berkapasitas 8 KL. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder dan analisis rute menggunakan Vehicle Routing Problem (VRP) dan Saving Matrix. Dari hasil peneitian rute distribusi dapat dioptimalkan sehingga kebutuhan jumlah mobil tangki dapat dikurangi menjadi 4 unit. Hal ini menghasilkan penghematan jarak tempuh menjadi 778,4 km. Efisiensi ini digunakan untuk memastikan penggunaan armada yang ada secara lebih efektif.
Copyrights © 2025