Anemia pada ibu hamil adalah kondisi ketika kadar hemoglobin <11 g/dL, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti prematuritas, berat bayi lahir rendah, dan keguguran. Penyebab utama adalah defisiensi zat besi akibat asupan gizi yang tidak seimbang dan rendahnya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan gizi pada ibu hamil dengan kejadian anemia. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional pada 44 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan menggunakan alat digital HemoCue Hb 201+ dengan kalibrasi harian, sedangkan tingkat pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner terstandar yang telah melalui uji validitas isi oleh tiga pakar dan uji reliabilitas (Cronbach’s alpha = 0,84).Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (68,2%) dan mengalami anemia (59,1%). Uji Chi-square menghasilkan p-value = 0,256 (p>0,05).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Leyangan. Namun demikian, hasil ini harus diinterpretasikan dengan hati-hati karena ukuran sampel kecil dan potensi selection bias.
Copyrights © 2025