Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran melalui platform digital (marketplace) dalam mendukung program pembinaan kemandirian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, khususnya pada produk kerajinan tangan. Berdasarkan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek yang meliputi petugas pembinaan dan narapidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran produk kerajinan tangan narapidana telah dilakukan melalui marketplace seperti Tokopedia dan Instagram, Strategi pemasaran berbasis bauran pemasaran 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) diidentifikasi sebagai kerangka efektif untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual produk. Namun, pemanfaatan teknologi ini masih belum optimal karena berbagai hambatan seperti rendahnya keterampilan digital, keterbatasan tenaga kerja narapidana, dan minimnya visibilitas produk di masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan promosi melalui platform Facebook Marketplace serta pelatihan digital marketing bagi warga binaan dan petugas, guna menunjang keberhasilan program pembinaan kemandirian dan mengurangi tingkat residivisme. Dengan demikian, marketplace dapat menjadi sarana strategis dalam mendukung tujuan pemasyarakatan.
Copyrights © 2025