Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan dalam membentuk dasar perkembangan anak, baik secara kognitif, sosial-emosional, motorik, maupun moral. Kurikulum Merdeka diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan memberikan fleksibilitas dan berpusat pada anak, sehingga memungkinkan pengembangan potensi secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan seni di PAUD Bhakti Pertiwi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan guru dan kepala sekolah, observasi kegiatan pembelajaran, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap perkembangan seni anak, terutama dalam meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri dan kreativitas. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya, serta minimnya pelatihan bagi pendidik. Dengan demikian, dukungan dari pihak sekolah dan penyediaan sumber daya yang memadai menjadi faktor penting keberhasilan implementasi. Penelitian ini menyarankan agar sekolah memperkuat pelatihan guru, menyediakan fasilitas, serta memperdalam pemahaman terkait Kurikulum Merdeka untuk mendukung perkembangan seni anak usia dini secara optimal
Copyrights © 2025