Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh kebijakan dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan untuk menunjang mutu pembelajaran. Terutama di jenjang SMK yang pembelajarannya berpusat pada keahlian siswa. Sehingga sarana dan prasarana di jenjang ini harus terpenuhi sesuai kebutuhan dan standar nasional. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, waka sarana dan prasarana, waka kurikulum, guru dan siswa. Hasil penelitian menemukan kebijakan kepala sekolah yang responsif dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan berpengaruh pada peningkatan mutu pembelajaran siswa SMKN 1 Plosoklaten. Kelengkapan alat dan sarana prasarana pendidikan yang dibutuhkan sekolah segera disediakan untuk menambah semangat dan motivasi dan memudahkan siswa dalam belajar tanpa menunggu regulasi tahunan. Kesimpulannya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran meningkat dan efektif dengan adanya kebijakan yang responsif dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, terutama dalam pembelajaran keterampilan.
Copyrights © 2025