Topik ini penting untuk dibahas karena laporan keuangan berperan penting pada kemajuan bisnis. Laporan keuangan digunakan untuk menunjukkan akuntabilitas manajemen dan menyediakan informasi tentang posisi keuangan serta kinerja entitas bagi pengguna laporan dalam pengambilan keputusan ekonomik. Namun, masih banyak UMKM yang belum menyusun laporan keuangan sesuai standar keuangan yang berlaku. Mereka cenderung membuat catatan dengan format sendiri yang dianggap lebih mudah, tetapi hal ini bertentangan dengan prinsip akuntansi berterima umum yang memungkinkan timbulnya bias informasi. Sesuai dengan arahan Ikatan Akuntan Indonesia, standar akuntansi keuangan untuk UMKM diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK Indonesia untuk EMKM) yang isinya lebih sederhana dibandingkan standar keuangan lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman penyusunan laporan keuangan, pengendalian internal dan perpajakan. Metodenya adalah workshop focus discussion group. Akibatnya, peserta telah menerapkan pencatatan keuangan namun belum menyiapkan pelaporan keuangan sesuai standar EMKM. Peserta merespon kegiatan dengan sangat baik. Kemampuan pengelolaan dalam hal mengatur dan mengalokasikan uang yang dimiliki pada peserta sudah sangat baik. Mereka memiliki banyak ide kreatif dan pengelolaan uang yang beragam. Namun kesulitan yang dialami adalah konsistensi dalam mencatat dan format pencatatan yang belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan.
Copyrights © 2025