Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Surat Utang Negara (SUN) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB). Pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivisme digunakan dalam penelitian ini, dengan data kuartalan dari tahun 2015 hingga 2024 yang diolah menggunakan teknik analisis Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBSN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB, yang mengindikasikan bahwa peningkatan penerbitan SBSN dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebaliknya, SUN tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap PDB, yang menunjukkan bahwa penggunaan SUN lebih banyak digunakan untuk pembiayaan jangka pendek dan konsumtif, bukan untuk mendanai proyek-proyek produktif yang dapat meningkatkan output nasional. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terkait peran instrumen pembiayaan negara dalam perekonomian dan menyarankan bahwa kebijakan penerbitan SBSN perlu lebih dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, evaluasi penggunaan SUN juga diperlukan untuk mengarahkan alokasi dana yang lebih produktif, guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025