Ikan lele merupakan salah satu makanan untuk dikonsumsi. Lele kerap dijadikan berbagai olahan, salah satunya lele bumbu. Pengolahan ikan lele menjadi produk siap saji seperti Lele Bumbu 222 Bogor dapat memberikan inovasi baru yang mampu memperpanjang umur simpan serta meningkatkan daya saing produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mutu produk melalui IPO. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif (metode campuran), serta menggunakan 2 alat Statistical Process Control (SPC), yaitu Diagram Pareto dan Diagram Fishbone. Hasilnya, yaitu pada Diagram Pareto menunjukkan bahwa ketidaksamaan ukuran menjadi masalah dominan (41%) disusul oleh penurunan kualitas produk (31%) dan kerusakan kemasan (28%). Sementara itu, pada Diagram Fishbone mengidentifikasi akar masalah utama berasal dari aspek mesin, bahan, metode, serta keterbatasan tenaga kerja.
Copyrights © 2025