Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas tepung ubi jalar yang dihasilkan oleh Gapoktan Mandiri Jaya dengan memanfaatkan checksheet, diagram pareto, dan diagram fishbone. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada proses produksi dan wawancara dengan pengelola. Hasil dari checksheet menunjukkan adanya lima tipe cacat utama yaitu warna tepung yang terlalu gelap, kandungan air yang tinggi, tekstur yang kasar, gumpalan, dan adanya kontaminasi dari benda asing. Diagram pareto mengindikasikan bahwa dua cacat yang paling signifikan yaitu warna yang terlalu gelap (30%) dan kadar air yang terlalu tinggi (27%) menghasilkan lebih dari setengah dari total cacat yang ada. Analisis fishbone mengungkapkan bahwa penyebab utama cacat tersebut berasal dari ketidakstabilan suhu pengering, kurangnya SOP pengeringan, variasi kualitas bahan baku, keterampilan operator yang belum maksimal, dan pengawasan bahan baku untuk meningkatkan konsistensi kualitas tepung ubi jalar.
Copyrights © 2025