Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus, tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga melalui pendekatan pemulihan psikologis dan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program bimbingan psikososial dengan teknik reframing bagi klien penyalahgunaan narkoba di IPWL Rumah Rehabilitasi House of Serenity Lampung, serta mengidentifikasi efektivitas dan hambatan pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengikuti program, klien menunjukkan perilaku tertutup, pesimis, tidak memiliki arah hidup, dan mengalami hambatan dalam interaksi sosial. Setelah mengikuti program bimbingan psikososial dengan teknik reframing, klien menunjukkan perubahan positif seperti pola pikir yang lebih terbuka, meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan mengelola emosi, serta kesiapan untuk kembali menjalani peran sosial secara sehat dan produktif. Program ini terbukti efektif dalam mendukung proses pemulihan psikososial klien. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, antara lain keterbatasan jumlah tenaga profesional, rendahnya pemahaman awal klien terhadap proses rehabilitasi, serta masih kuatnya stigma negatif dari masyarakat
Copyrights © 2025