Penelitian ini membahas representasi gangguan berbahasa autisme pada tokoh Jati dalam film Aku Jati Aku Asperger (2024) melalui pendekatan psikolinguistik dan pragmatik klinis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami bentuk-bentuk gangguan bahasa yang dialami Jati serta kaitannya dengan aspek kognitif dan sosial penyandang sindrom Asperger. Kajian ini menyoroti bentuk-bentuk gangguan seperti gangguan pemaknaan literal, echolalia, ketergantungan pada topik khusus, pemaknaan kaku terhadap jadwal dan aturan, serta kesulitan memahami emosi dan maksud lawan bicara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat, serta analisis padan pragmatik dalam menginterpretasikan data. Sumber data berupa tuturan verbal tokoh Jati yang dianalisis berdasarkan konteks sosial dan emosional dalam adegan film. Hasil menunjukkan bahwa tokoh Jati menampilkan karakteristik khas sindrom Asperger dalam aspek semantik, pragmatik, dan regulasi emosi. Pendekatan pragmatik klinis dan teori pikiran digunakan untuk menelaah hambatan komunikasi tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian psikolinguistik dan pragmatik klinis melalui analisis representasi autisme dalam media film, sekaligus mendorong peningkatan empati dan kesadaran sosial terhadap individu dengan tantangan komunikasi.
Copyrights © 2025