Gagal jantung menimbulkan penurunan fungsi tubuh karena ketidakmampuan jantung memompa darah dengan baik. Kondisi tersebut memicu kemudahan pasien merasakan kelelahan dan sesak napas, yang akhirnya menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif-korelatif melalui pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang terlibat mencapai 317 responden, yang diseleksi menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria pemilihan yang telah ditentukan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan kuesioner Family Support Scale (FSS) dan Heart Failure Somatic Perception Scale (HFSPS). Uji korelasi Spearman rank terhadap hubungan dukungan keluarga dengan gejala yang timbul menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 serta koefisien korelasi -0,775. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berperan penting dalam penurunan gejala yang muncul pada pasien gagal jantung, yang pada akhirnya menjadi panduan dalam memberikan pelayanan, penatalaksanaan, dan perawatan pada pasien untuk mengurangi gejala.
Copyrights © 2025