Perkembangan teknologi informasi, khususnya Internet of Things (IoT), telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk bidang pertanian modern. Salah satu implementasi inovatifnya adalah pengembangan alat penyiraman tanaman otomatis berbasis Arduino yang dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan air serta meningkatkan efisiensi perawatan tanaman. Sistem ini memanfaatkan sensor kelembaban tanah (Soil Moisture Sensor) yang bekerja dengan mendeteksi kadar air melalui pengukuran resistansi listrik pada media tanam. Ketika sensor membaca bahwa tingkat kelembaban menurun di bawah ambang batas yang ditentukan, sinyal otomatis dikirimkan ke mikrokontroler Arduino untuk mengaktifkan pompa air. Pompa kemudian melakukan penyiraman hingga kelembaban tanah kembali mencapai kondisi ideal, setelah itu sistem mematikan pompa secara mandiri.Selain fungsi penyiraman otomatis, perangkat ini juga dilengkapi dengan tampilan LCD yang menyajikan informasi kelembaban tanah secara real-time. Fitur ini memudahkan pengguna dalam memantau kondisi tanaman tanpa perlu melakukan pengecekan manual, sehingga sangat cocok digunakan pada tanaman indoor atau area yang sulit dijangkau. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe alat ini mampu menjaga kestabilan kelembaban tanah secara efektif, mengurangi risiko overwatering maupun underwatering, serta membantu penghematan energi. Inovasi ini mendukung konsep pertanian urban (urban farming) dan memberikan solusi otomatis, ramah lingkungan, serta praktis bagi masyarakat modern yang ingin menerapkan praktik pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026