Kesehatan reproduksi remaja pada umumnya memiliki peran sebagai tolak ukur dalam kesehatan untuk kaum remaja secara keseluruhan. Kesehatan reproduksi pada remaja merupakan salah satu tantangan global yang belum terselesaikan. Data WHO tahun 2020 menyebutkan bahwa angka kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan aborsi tidak aman di kalangan remaja masih tinggi. Beberapa literatur menunjukan bahwa perawat memiliki posisi sentral sebagai advokat, edukator, dan konselor dalam memberikan dukungan terhadap kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan peran profesional perawat dalam :layanan kesehatan reproduksi bagi remaja. Studi ini mengadopsi metode scoping review untuk merangkum bukti ilmiah yang mengenai optimalisasi peran perawat dalam kesehatan reproduksi remaja. Artikel yang dikumpulkan menggunakan database EBSCO, Garuda, Google Scholar, Pubmed, Emerald, dan ScienceDirect. Sebanyak 16 artikel berhasil didapatkan untuk selanjutnya melalui tahap review. Hasil scoping review menunjukkan bahwa strategi dan peran perawat memiliki pengaruh terhadap pelayanan kesehatan reproduksi khususnya pada remaja. Dalam kesehatan reproduksi remaja, peran perawat sebagai edukator merupakan peran yang paling berdampak dalam mengoptimalkan kesehatan reproduksi remaja. Selain itu, strategi dan peran perawat memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja.
Copyrights © 2026