Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang pemanfaatan teknologi informasi dalam pencegahan penyelundupan narkoba di lembaga pemasyarakatan, dengan fokus pada integrasi sistem informasi dalam pengamanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis data sekunder dari kebijakan internal, praktik keamanan, catatan insiden, dan studi terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi seperti sistem CCTV berbasis kecerdasan buatan, pengendalian akses digital, dan integrasi manajemen data pengunjung memberikan kontribusi penting dalam pencegahan penyelundupan. Namun, hambatan utama masih ditemukan, berupa kurangnya integrasi sistem informasi, keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital petugas, ancaman keamanan siber, serta keterbatasan sumber daya. Kesimpulannya, transformasi digital dalam pengamanan lapas perlu menjadi prioritas melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, serta kolaborasi antarlembaga untuk deteksi dini dan pencegahan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan sistem informasi pemasyarakatan yang lebih adaptif terhadap ancaman modern.
Copyrights © 2025