Objective: This study aims to evaluate the relationship between the frequency of antenatal care (ANC) visits and maternal and infant outcomes in cases of severe preeclampsia.Methods: The collected data were processed using computerized methods to convert them into analyzable information. Data analysis was conducted to describe the proportion of each variable descriptively. Furthermore, the results were elaborated through descriptive analysis and hypothesis testing.Result: Based on medical record data, 91.7% of patients had undergone antenatal care (ANC) visits; however, only about 80% received pre-eclampsia screening services according to the 10T standard.Conclusion: The study concluded that inadequate antenatal care (ANC) visits were significantly associated with an increased risk of eclampsia and acute renal failure. On the other hand, there was no statistically significant association between ANC compliance and the occurrence of complications such as placental abruption, HELLP syndrome, DIC, and maternal death.Hubungan Antenatal Care Pada Preeklampsia Berat terhadap Luaran Maternal dan NeonatalAbstrakTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara frekuensi kunjungan antenatal care (ANC) dan luaran maternal dan infant pada kasus preeklamsia berat.Metode: Data yang telah terkumpul diolah secara komputerisasi untuk mengubah data menjadi informasi. Analisis data dilakukan untuk melihat gambaran proporsi masing-masing variabel yang disajikan secara deskriptif. Selanjutnya, hasil analisis tersebut diuraikan ke dalam analisis deskriptif dan pengujian hipotesis.Hasil: Berdasarkan data rekam medis, ditemukan bahwa 91,7% pasien telah menjalani kunjungan antenatal care (ANC), namun hanya 80% yang mendapatkan pelayanan skrining preeklamsia sesuai standar 10T.Kesimpulan: Kesimpulan menunjukkan bahwa kunjungan Antenatal Care (ANC) yang tidak memadai memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan risiko eklamsia dan gagal ginjal akut. Sementara di sisi lain, tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian komplikasi seperti solusio plasenta, edema paru, Sindrom HELLP, DIC, dan kematian ibu.Kata kunci: Antenatal Care; Preeklamsia; Neonatal
Copyrights © 2025