p-Index From 2021 - 2026
6.752
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA UG Journal Majalah Kedokteran Bandung Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Althea Medical Journal Jurnal Keolahragaan Global Medical and Health Communication Jurnal Kebidanan The Indonesian Journal of Public Health Majalah Obstetri dan Ginekologi Public Health of Indonesia Jurnal Kesehatan Vokasional SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science The Southeast Asian Journal of Midwifery JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Jurnal Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Sehat Masada JOURNAL LA MEDIHEALTICO Inovasi Kurikulum Journal of Applied Nursing and Health International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities (IJMESH) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Media Informasi Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Jurnal Bidan Cerdas Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Info Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Knowledge and Attitude as Factors Affecting Regularity of Antenatal Care Visits Titania, Titania; Setiawati, Elsa Pudji; Susiarno, Hadi
Althea Medical Journal Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Althea Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.857 KB) | DOI: 10.15850/amj.v5n3.506

Abstract

Background: Maternal mortality ratio and infant mortality rate in Indonesia are still high and far from the Millennium Development Goals target. One of the solutions is by making regular antenatal care visits. Factors affecting antenatal care are knowledge and attitude. This study aimed to analyze the influence of knowledge and attitude about antenatal care toward regularity of antenatal care visit.Methods: This analytic study was conducted by using the rapid survey through cross-sectional approach. The study population was pregnant women in Cipacing Village, Jatinangor Sub-district, with 55 samples. Questionnaires were distributed to evaluate the knowledge and attitude, and Kartu Menuju Sehat observation was conducted to investigate antenatal care visit.Results: Out of 55 respondents, 26 had good knowledge, 25 had fair knowledge, and 4 had poor knowledge. Only 13 respondents had a good attitude level, while 42 had fair attitude, and none with poor attitude. As many as 46 respondents did antenatal care visits regularly, while 9 did not. Logistic regression analysis showed that knowledge and attitude had no significant influence towards regularity of antenatal care visit, with influence only approximately 2%. Conclusions: Knowledge, attitude, and regularity of antenatal care among respondents are good enough. Knowledge and attitude are not the dominant factors that affect the regularity of antenatal care visit. Thus a further study is needed to identify the other factors. 
KNOWLEDGE OF MIDWIVES ON IUD COUNSELING Ferina, Ferina; Purwara, Benny Hasan; Setiawati, Elsa Pudji; Susiarno, Hadi; Abdurrahman, Muniroh; Sukandar, Hadyana
The Southeast Asian Journal of Midwifery Vol 5 No 1 (2019): The Southeast Asian Journal of Midwifery
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The evaluation of IUD contraceptive services is still lack of quality until now. Many IUD  acceptors choose to stop use contraception because they don't accept side effects such as bleeding, and fear of interfering with sexual intercourse. Adequate information from professional health personnel, in the form of counseling, is a very important step in helping women choose the best contraceptive method and according to their needs. The purpose of this study was to determine the relationship between education level and work period of midwives to the knowledge of midwives about IUD counseling. The research method uses a quantitative approach with a crossectional design. The number of respondents was 124 midwives Public Health Center in Bandung. The sampling technique uses consecutive sampling. Measurement of IUD counseling knowledge using a questionnaire that has been tested for validity and reliability using the Rasch Model with alpha chron-bach 0.87 (Good). Data were analyzed using SPSS 20 chi-square. The results of the study found that almost all of the 96% of respondents were lack of knowledge about counseling IUDs. The chi-square analysis results did not have a significant relationship between the level of education and knowledge of IUD counseling p = 0.548 (> 0.05). There is no significant relationship between the period of work with knowledge of IUD counseling p = 0.081 (> 0.05). Communication and counseling have been included in the Midwifery Diploma III education curriculum, but the level of education does not have a significant relationship to the knowledge of midwives about IUD counseling. This shows that the learning process in educational institutions has not been able to produce midwives who have knowledge of IUD counseling as expected.
FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA D-III KEBIDANAN PADA UJI KOMPETENSI DI POLTEKKES KEMENKES PALU Hadina; Mardiani Mangun; Jusuf S Effendi; Hadi Susiarno
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2018): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v12i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kelulusan pada uji kompetensi bidan dan memperoleh instrumen baku berdasarkan hasil studi eksploratif yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Desain penelitian yang dipergunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential exploratory. Eksplorasi faktor dilakukan melalui analisis tematik dan untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan melalui analisis dengan menggunakan rasch model. Subyek penelitian adalah 6 alumni yang tidak lulus uji kompetensi, 3 alumni yang lulus uji kompetensi, dan 3 dosen D III di Jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu. Hasil eksplorasi yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi bidan dari diri mahasiswa yaitu minat dan motivasi belajar yang sangat rendah, kurang percaya diri, ketelitian dalam mengisi lembar jawaban komputer dan ketidakjujuran selama proses pendidikan. Kesimpulan, tingkat kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi masih rendah dikarenakan rendahnya motivasi dan minat belajar mahasiswa, ketidakjujuran dalam membuat laporan dan belum ada bimbingan belajar khusus menghadapi uji kompetensi. Disarankan Dosen agar memotivasi mahasiswa untuk belajar dan menfasilitasi mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi
PENGARUH PROGRAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV (HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS) DARI IBU KE ANAK TERHADAP KEJADIAN HIV PADA ANAK DI RSUD R. SYAMSUDIN, SH KOTA SUKABUMI Rochmawati, Rochmawati; Effendi, Jusuf S.; Susanto, Herman; Susiarno, Hadi; Widjadjakusumah, Tony; Anwar, Anita Deborah
UG Journal Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2015 terdapat 36,9 juta orang dengan HIV di seluruh du nia. Sebanyak 50% di antaranya adalah perempuan dan 2,1 juta anak berusia kurang dari 15 tahun. Penularan infeksi HIV dari ibu ke anak merupakan penyebab utama infeksi HIV pada anak usia di bawah 15 tahun. Penularan HIV dari ibu ke anak dapat dicegah denga n intervensi Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Penelitian ini menggunakan desain cohort retrospective nested cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah data ibu hamil, bersalin, nifas dengan diagnosis HIV positif dan anaknya di RSUD R. Syamsudin, SH pada tahun 2011 - 2015. Analisis data menggunakan Chi Square dan Uji regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan karakteristik subjek penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara umur dan pekerjaan dengan diagnosis anak HIV positif dan anak HIV negatif karena kedua nilai p > 0,05 (0,770 dan 0,308). Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemeriksaan ANC terpadu dan pengobatan ARV terhadap kejadian HIV pada anak (p < 0,05). Ibu yang menjalani pemeriksaan ANC terpadu yang tidak sesuai berisiko 10 kali (RR 10,5 IK 95% 1,510 -72,92) menularkan HIV pada anak dibandingkan yang menjalani ANC terpadu sesuai. Ibu yang mendapat pengobatan ARV yang tidak sesuai berisiko 12 kali (RR 12,139 IK 95% 1,742 -84,09) menularkan HIV pada anak dibandingkan dengan ibu yang mendapat pengobatan ARV yang sesuai. Faktor yang paling berpengaruh dalam program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak terhadap kejadian HIV pada anak yaitu pengobatan ARV
Knowledge and Attitude as Factors Affecting Regularity of Antenatal Care Visits Titania Titania; Elsa Pudji Setiawati; Hadi Susiarno
Althea Medical Journal Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.857 KB) | DOI: 10.15850/amj.v5n3.506

Abstract

Background: Maternal mortality ratio and infant mortality rate in Indonesia are still high and far from the Millennium Development Goals target. One of the solutions is by making regular antenatal care visits. Factors affecting antenatal care are knowledge and attitude. This study aimed to analyze the influence of knowledge and attitude about antenatal care toward regularity of antenatal care visit.Methods: This analytic study was conducted by using the rapid survey through cross-sectional approach. The study population was pregnant women in Cipacing Village, Jatinangor Sub-district, with 55 samples. Questionnaires were distributed to evaluate the knowledge and attitude, and Kartu Menuju Sehat observation was conducted to investigate antenatal care visit.Results: Out of 55 respondents, 26 had good knowledge, 25 had fair knowledge, and 4 had poor knowledge. Only 13 respondents had a good attitude level, while 42 had fair attitude, and none with poor attitude. As many as 46 respondents did antenatal care visits regularly, while 9 did not. Logistic regression analysis showed that knowledge and attitude had no significant influence towards regularity of antenatal care visit, with influence only approximately 2%. Conclusions: Knowledge, attitude, and regularity of antenatal care among respondents are good enough. Knowledge and attitude are not the dominant factors that affect the regularity of antenatal care visit. Thus a further study is needed to identify the other factors. 
The Bacterial Vaginosis among Pregnant Women in Jatinangor Aw Wan Yi; Sunarjati Sudigdoadi; Hadi Susiarno
Althea Medical Journal Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.326 KB) | DOI: 10.15850/amj.v6n4.1760

Abstract

Background: Bacterial vaginosis (BV) is polymicrobial that causes superficial vaginitis due to a shift in vaginal flora. In pregnant women, BV can result in a significant risk of some serious consequences. The objective of this study was to identify the BV prevalence and to explore the characteristics and personal hygiene practices among pregnant women.Methods: This study was conducted in Desa Cipacing, Jatinangor, using the cross-sectional descriptive method, including pregnant women. The BV was detected by Gram-stained vaginal smears using Nugent Score. Furthermore, other microorganisms such as trichomoniasis and candidiasis were detected by direct microscopic observation. The questionnaire was distributed, consisting of details of personal hygiene practices.Results: In total, 17.9% of 52 pregnant women included were diagnosed with BV and 14.3% with mixed infection. Pregnant women with BV were predominantly aged younger than 25 years (61.1%), nullipara (50%) and in a second-trimester pregnancy (50%).Conclusions: Bacterial vaginosis (BV) is common among young pregnant women, predominantly in their first pregnancy. It is related to personal hygiene practices, indicating the need for targeted interventions of healthcare education among these young pregnant women to reduce the BV prevalence.
Analisis Kadar Zat Aktif dan Perubahan Kadar Hemoglobin Berdasarkan Tempat Penyimpanan Tablet Tambah Darah (TTD) oleh Ibu Hamil di Kabupaten Bantul Oktarina Sri Iriani; Setiawan .; Arief Kartasasmita; Farid Husin; Dewi Marhaeni Diah; Hadi Susiarno
Sehat MasadaJurnal Vol 12 No 1 (2018): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v12i1.57

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi utama yang sebagian besar disebabkan oleh anemia defisiensi besi, anemia juga merupakan penyebab tidak langsung tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Untuk mengatasi anemia ibu hamil, pemerintah menerapkan program pemberian tablet tambah darah (TTD) yang mengandung Ferro sulfat.. Kondisi tempat penyimpanan yang sesuai standar di tingkat ibu hamil akan berdampak pada mutu TTD yang sesuai dengan standar farmakope Indonesia, sehingga diharapkan TTD yang terjaga mutunya akan memberikan efek terapeutik yang baik bagi penggunanya yaitu peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak kondisi penyimpanan TTD oleh ibu hamil terhadap mutu dan kadar hemoglobin di Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain observasi analisis uji laboratorium dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dan bahan penelitian dilakukan pada 6 puskesmas di wilayah Kabupaten Bantul sesuai kriteria inklusi. Ceklist observasi digunakan untuk mengobservasi kondisi penyimpanan, uji kadar zat aktif dilakukan di laboratorium sentral UNPAD dengan metode Atomic Absorption Spektrophotometry (AAS). Uji T tidak berpasangan dan Mann Whitney digunakan untuk melihat perbedaan kondisi penyimpanan dengan kadar zat aktif dan perubahan kadar hemoglobin. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kondisi penyimpanan TTD terhadap kadar zat aktif yang terkandung pada TTD (p>0,05), tetapi terdapat perbedaan yang bermakna antara peningkatan kadar hemoglobin pada penyimpanan TTD yang sesuai dengan yang tidak sesuai standar penyimpanan obat (p<0,05). Simpulan pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kondisi penyimpanan terhadap kadar zat aktif, terdapat perbedaan yang bermakna pada kadar hemoglobin ibu hamil dengan penyimpanan TTD sesuai dan tidak sesuai
FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA D-III KEBIDANAN PADA UJI KOMPETENSI DI POLTEKKES KEMENKES PALU Hadina; Mardiani Mangun; Jusuf S Effendi; Hadi Susiarno
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2018): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v12i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang memengaruhi kelulusan pada uji kompetensi bidan dan memperoleh instrumen baku berdasarkan hasil studi eksploratif yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Desain penelitian yang dipergunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential exploratory. Eksplorasi faktor dilakukan melalui analisis tematik dan untuk memperoleh instrumen yang valid dan reliable dilakukan melalui analisis dengan menggunakan rasch model. Subyek penelitian adalah 6 alumni yang tidak lulus uji kompetensi, 3 alumni yang lulus uji kompetensi, dan 3 dosen D III di Jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Palu. Hasil eksplorasi yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi bidan dari diri mahasiswa yaitu minat dan motivasi belajar yang sangat rendah, kurang percaya diri, ketelitian dalam mengisi lembar jawaban komputer dan ketidakjujuran selama proses pendidikan. Kesimpulan, tingkat kelulusan mahasiswa pada uji kompetensi masih rendah dikarenakan rendahnya motivasi dan minat belajar mahasiswa, ketidakjujuran dalam membuat laporan dan belum ada bimbingan belajar khusus menghadapi uji kompetensi. Disarankan Dosen agar memotivasi mahasiswa untuk belajar dan menfasilitasi mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi
Analisis Penyebab Kematian Maternal Di Kabupaten Garut (Studi Epidemiologi dalam Upaya Menurunkan Kematian Maternal di Provinsi Jawa Barat) Dhita Aulia Octaviani; Farid Husin; Firman F. Wirakusumah; Hadi Susiarno; Hadyana Sukandar; Dadan Susandi
JURNAL KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v9i1.3953

Abstract

Maternal mortality is still a problem globally and especially occur in developing countries, including Indonesia. The maternal mortality rate is one indicator of the health status of a country. Garut is one part of West Java province with the count of maternal mortality case was 45 deaths in 2015. Most of the causes of maternal death is preventable, ie factors of patients, healthcare workers, facilities, and referral. Recording and reporting of maternal deaths has not to be going well yet, so that intervention can not be set to decrease maternal mortality significantly.Research carried out by sequential explanatary mixed method. The first phase, data collection and analysis is done quantitatively, followed by collection of qualitative data in the second phase which aims to strengthen the results of quantitative research. Quantitative research using cross sectional and qualitative study using in-depth interviews and focus group discussions.The study was conducted in October-November, 2016.Based on the research showed that 96% of maternal deaths occur in Garut regency are preventable maternal deaths that caused by multifactorial, a combination of healthcare workers factors, patient factors, and referral factors. Maternal deaths are also caused by the referral process has been delayed. Besides that, recording and reporting have not been able to run well, with the availability of human resources, but the existing policy has not been adequate.Patient factors such as age, parity, and birth spacing is at risk, as well as negative perceptions of mothers and families to health facilities contributed to preventable maternal deaths. Health workers factor prefer to unqualified health workers in conducting effective communication and counseling. Access, financing, and poor communication between health professionals and patients have contributed to the occurrence of resistance in the referral process.
Pengembangan Modul Konseling Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) bagi Bidan Ferina Ferina; Benny Hasan Purwara; Elsa Pudji Setiawati; Hadi Susiarno; Muniroh Abdurrahman; Hadyana Sukandar
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 29 No 1 (2019)
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v29i1.384

Abstract

Abstract The participation of IUD contraception has not reached a satisfactory rate. The factor that caused this because acceptors did not receive side-effects, fears of sexual intercourse disorders and the risk of malignancy. Lack of information through counseling causes this problems. It caused the ability of midwives to do counseling is still low. The counseling guide available on the form of Family Planning Decision Making Tools (ABPK) with the form of structured counseling has not been able to encourage midwives to conduct counseling properly. Too many ABPK sheets make it difficult for midwives to apply counseling practices. The aim of this study was to develop a IUD counseling module. The research design used was exploratory qualitative with a narrative approach. Samples were selected by purposive sampling, consisting of two counseling experts, three obstetricians experts, three experts from midwifery person from an Indonesian language expert, eight midwives practitioners and eight women of reproductive age. Data was collected by in-depth interviews of experts. Data were processed through the stages of transcription, reduction, coding, categorization to form a theme. The theme obtained was then developed into a draft module with a narrative literature review approach to produce a draft module for IUD counseling. The validity test of qualitative data was carried out by triangulation through midwife group discussions, discussion groups of fertile age women, and expert judgement in April to July 2017. The results of this study are a prototype of the IUD counseling module that can be applied as a guide for midwives because this module does not only contain how the technique of counseling, what will be conveyed in counseling and what distinguishes it from the previous module, in this module there is preparation that strengthens an important midwife to carry out counseling. Abstrak Keikutsertaan kontrasepsi Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) hingga saat ini belum memuaskan. Faktor yang menyebabkan diantaranya akseptor tidak menerima efek samping, khawatir gangguan hubungan seksual, dan risiko keganasan. Informasi melalui konseling yang kurang berkualitas menyebabkan masalah tersebut. Hal ini terjadi karena kemampuan bidan melakukan konseling masih rendah. Panduan konseling berupa Alat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB (ABPK) dengan bentuk konseling terstrukur belum mampu mendorong bidan melakukan konseling dengan baik. Lembar ABPK yang terlalu banyak menyulitkan bidan untuk konseling. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul konseling AKDR. Desain penelitian ini adalah exploratory qualitative dengan pendekatan naratif. Sampel dipilih dengan purposive sampling, terdiri dari 2 pakar konseling, 3 pakar Keluarga Berencana (KB)-dokter spesialis obstetri dan ginekologi, 3 pakar bidan, 1 pakar bahasa Indonesia, 8 praktisi bidan dan 8 Wanita Usia Subur (WUS). Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam untuk mendapatkan penjelasan yang memadai dari pakar. Data diolah melalui tahap transkripsi, reduksi, koding, kategorisasi hingga terbentuk tema. Tema yang diperoleh kemudian dikembangkan menjadi draf modul dengan pendekatan narrative literature review hingga dihasilkan draf modul konseling AKDR. Uji keabsahan data kualitatif dilakukan dengan triangulasi melalui diskusi kelompok bidan, diskusi kelompok WUS, dan expert judgement pada bulan April-Juli 2017. Hasil penelitian ini berupa prototipe modul konseling AKDR yang dapat diterapkan untuk menjadi panduan bagi bidan karena modul ini tidak hanya berisi bagaimana teknik konseling, informasi yang disampaikan dalam konseling dan yang membedakan dengan modul sebelumnya, dalam modul ini terdapat persiapan yang menguatkan seorang bidan penting melaksanakan konseling.
Co-Authors Abdurrahman, Muniroh Adepoju, Victor Abiola Adepoju, Viktor Abiola Adhi Pribadi Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakiah Agnes Widanti ahmad rizal Akhiat Akhmad Yogi Pramatirta, Akhmad Yogi Anita Deborah Anwar Anita Rachmawati Aprianti, Nurul Azmi Ari indra Susanti Arief S. Kartasasmita Aruani, Septi Ashifa, Ade Nurul Aslan Noor AULIA, RIZKA Aw Wan Yi Azis, Muhammad Alamsyah Aziz, Muhammad Alamsyah Azuraa, Aisyah Nabila Benny Hasan Purwara Betty Sumiati Birgitta M. Dewayani Budi Handono Budi Handono Chandrawila, Willa Dadan Susandi Dahur, Felisia Juita Danny Hilmanto, Danny Dany Hilmanto Darlina Darlina Dedi Rachmadi Deni Kurniadi Sunjaya Dewi Andariya Ningsih Dewi Maharsita Sri Prajanta Putri Dewi Marhaeni Diah Herawati Dhamayanti, Dewi Dian Tjahyadi Dida Akhmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dinan S. Bratakoesoema Dini Pusianawati Diru, Inggrid Agatha Dodi Suardi Dwi Prasetyo Eddy Fadlyana Elly Yana, Elly Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsy Nur Anggraeni Endang Sutedja Erliana Ulfah Erwina Sumartini Farid Husin Farid Husin Farid Husin Fatimah Azzahra Fazira, Frisca Ferina Ferina Ferina Ferina Ferina, Ferina Fernandez, Veronica Firman Fuad Wirakusumah Fitriah, Iin Prima Frendika, Rusman Gaga Irawan Nugraha Gurnida, Dida Gustomo Panantro Hadina Hadina, Hadina Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hakim, Dzulfikar Djalil Lukman Handayani, Hilda Hanom Husni Syam Hardianti, Minarni Henni Djuhaeni Herbawani, Lindya Okti Herman Susanto Herry Garna Herry Herman Herry Herman Heryawan, Iwan Hidayat, Dini Husin, Farid Idaningsih, Ayu Indra Dharmadi, Buntoro Insi Farisa Desy Arya Ira Nufus Khaerani Iriani, Oktarina Sri Irvan Afriandi Iskandarsyah, Teuku Muhammad Iwan Setiawan James Thimoty Johanes C. Mose Joni Minulyo Jusuf S Effendi Jusuf S Effendi Jusuf S. Effendi Jusuf Sulaeman Effendi Jusuf Sulaeman Effendi Karita Aulia Tama Krisnadi, Sofie Krisnadi, Sofie Riyani Kusnandi Rusmil Kusrini, Prima Kusteja, Nadya Fauzia Kusuma, Widya Tresna Kusumaningrum, Hesti Lestari, Dilistia Lisdha Yantie Listriyati, Linda M. Rizkar Arev Sukarsa Madjid, Tita Husnitawati Maharani, Fadiah Mardiani Mangun Marhaeni D. H, Dewi Martasari, Bellia Loranthifolia Meita Dhamayanti Melani, Margareta Melsa Sagita Imaniar Mieke Hemiawati Satari Mieke Hemiawati Satari Mira Dyani Dewi Muniroh Abdurrahman Muniroh Abdurrahman Murniarti, Vita Nafiani, Elvira Nasution, Nadhiati Awlia Nasution, Ria Niari Nina Mariana, Nina Nita Arisanti Nita Arisanti Niu, Flora Normala, Ajeng Novitasari, Anis Nugrahani, Annisa Dewi Nur Eva Aristina Nurfitriyani, Ela Nurihsan, Achmad Juntika Nurlina Juniar Nurul Auliya Kamila Octaviani, Dhita Aulia Oki Suwarsa Oktafiani, Hani Panantro, Gustomo Passamula, Muhammad Hasan Polar Silumi Pramesti, Monica Ria Pramesty, Regitha Adit Prischilia Modesta Sueng Son Puspa Sari, Puspa Qorinah Estiningtyas Sakilah Adnani R. M. Sonny Sasotya Rachmat Zulkarnain Rachmawati, Anita Reza, Ovella April Rezah Andriani Rhadiyah, Putri Rima Nopiantini Rini Irianti Sundari Rochmawati Rochmawati Romy Ade Putra Ronny Lesmana Ronosulistyo, Ayu Angelina Ruswana Anwar Ryandra Prakasa Saleha, Nurmukaromatis Santoso, Herman Budi Saputri, Nurwinda Sasotya, R.M. Sonny Sefita Aryuti Nirmala Septiana, Krisna Siska Setiawan . Setiawan, Nurhayati Setyorini Irianti Shelly Iskandar Shilvia, Shilvia Siti Jubaedah Siti Salima Sofia, Norlaila Sofie R. Krisnadi Sonawati, Sonawati Sri Endah Rahayuningsih Sukmana, Diniati Sunarjati Sudigdoadi Supriyatin, Dedeh Syahbana, Chandra Garnida Terawan, Vita Murniati Tita Husnitawati Madjid Titania Titania Titania, Titania Tono Djuwantono Uni Gamayani Urbaningrum, Bambang Amelia Fajriati Vasra, Elita Vita Muniarti Tarawan Vita Murniati Tarawan Wejak, Gordianus Lelang Weningtyas, Vyanda Sri Widjadjakusumah, Tony Wijaya, Aqsha Windi Nurdiawan Wiryawan Permadi Wisesa, Mutmainah Yanti Fristikawati Yordian, Kendry Savira Yudi Mulyana Hidayat Yunas, Aisya Astri Yundari, Yundari Yuni Susanti Pratiwi, Yuni Susanti Zulvayanti Zulvayanti