Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap pelaksanaan program disiplin restoratif di sekolah serta hubungannya dengan proses pembelajaran. Disiplin restoratif merupakan pendekatan pembinaan perilaku yang menekankan pada pemulihan hubungan sosial, pengembangan tanggung jawab pribadi, penumbuhan empati, serta penyelesaian konflik secara konstruktif, bukan melalui pemberian hukuman yang bersifat menghukum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa dan guru yang terlibat secara langsung dalam penerapan disiplin restoratif di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi positif terhadap program disiplin restoratif. Mereka merasa dihargai, didengarkan, serta diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tanpa rasa takut atau malu akibat hukuman. Selain itu, penerapan disiplin restoratif memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar, kemampuan regulasi emosi, dan keterampilan sosial siswa, serta mempererat hubungan antara siswa dan guru. Secara keseluruhan, disiplin restoratif berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkarakter, yang mendukung perkembangan holistik dan keterlibatan akademik siswa.
Copyrights © 2025