Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diferensiasi motivasi kerja narapidana dalam mengikuti program pembinaan kemandirian peternakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung Balai dengan menggunakan pendekatan Teori X dan Teori Y oleh Douglas McGregor. Program pembinaan kemandirian peternakan merupakan salah satu upaya rehabilitasi narapidana yang bertujuan membekali mereka dengan keterampilan praktis agar mampu mandiri setelah masa pidana berakhir. Namun, partisipasi narapidana dalam kegiatan tersebut menunjukkan variasi yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas serta narapidana yang terlibat dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narapidana dengan karakteristik Teori X cenderung termotivasi karena pengawasan atau insentif seperti premi kerja, sedangkan narapidana yang termasuk dalam Teori Y memiliki motivasi intrinsik dan rasa tanggung jawab dalam mengikuti program. Hambatan yang memengaruhi motivasi kerja di antaranya adalah kurangnya sarana prasarana, premi yang rendah, serta kondisi psikologis individu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk merancang strategi pembinaan yang lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik narapidana.
Copyrights © 2025