Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur mengenai Literasi Digital sebagai sarana Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia melalui pendekatan analisis bibliometrik. Literasi digital (Sujana & Rachmatin, 2019) dan pemberdayaan masyarakat (Ife & Tesoriero, 2016) merupakan dua konsep krusial yang saling beririsan dalam konteks pembangunan berkelanjutan, didorong oleh tren penelitian yang mengaitkan literasi digital dengan kemandirian desa dan pencapaian SDGs. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik kuantitatif dengan mengumpulkan metadata 327 artikel ilmiah dari database terkemuka yang mencakup periode terbitan 2016 hingga 2025. Analisis meliputi tren volume publikasi tahunan, sebaran subjek area, dan karakteristik sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam volume publikasi, yang mencapai puncaknya pada tahun 2025 (sekitar 110 dokumen), mengindikasikan perhatian riset yang kuat terhadap topik ini sejak 2020. Mayoritas dokumen (54,2%) didominasi oleh bidang Ilmu Sosial, meskipun sifatnya multidisipliner, dan seluruhnya bersumber dari artikel jurnal kredibel (100% document type: Article dan Final publication stage). Temuan ini tidak hanya menyajikan gambaran kuantitatif perkembangan riset, tetapi juga mengidentifikasi celah riset lanjutan yang relevan untuk mendukung perumusan strategi pemberdayaan berbasis digital yang adaptif dan terarah di Indonesia.
Copyrights © 2025