Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana kritik terhadap isu politik, sosial, dan birokrasi dikonstruksi melalui humor dan sindiran dalam rubrik Pojok Mang Usil Harian Kompas. Melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis, penelitian ini menelaah struktur teks, praktik diskursif, dan praktik sosial yang membentuk makna dan ideologi di balik satir tersebut. Objek penelitian mencakup arsip Pojok Mang Usil selama Oktober–November 2025, sebuah periode yang ditandai oleh intensitas pemberitaan politik nasional, dinamika kebijakan pemerintah, serta meningkatnya ketegangan sosial yang menjadi sasaran kritik media. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pojok Mang Usil memanfaatkan strategi retoris seperti ironi, metafora, hiperbola, intertekstualitas, dan permainan bahasa untuk membingkai isu-isu publik secara kritis. Rubrik ini berfungsi sebagai mekanisme framing tambahan dalam ekosistem pemberitaan Kompas, serta sebagai bentuk resistensi simbolik terhadap relasi kuasa. Satir dalam rubrik ini juga terbukti mampu menurunkan resistensi pembaca dan membuka ruang refleksi politik. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan literatur mengenai satir politik di media cetak dan membuka peluang bagi penelitian komparatif dengan satir di media digital.
Copyrights © 2025