Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALYSIS OF BRAND STORYTELLING IN SKINTIFIC’S SHORT-FORM VIDEO CONTENT Luthfiyyah, Atsarina; Aryono, Aryono; Syahrul, Syahrul; Karomah, Qori
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/snheyz09

Abstract

This study analyzes the brand storytelling of Skintific's short-form video content and evaluates the effectiveness of influencers in promoting skincare products on Instagram, targeting the millennial and Gen Z demographic in Indonesia. The Indonesian skincare industry is experiencing significant growth, driven by a shift in consumer preferences toward skincare as a primary need, and social media's increasing influence has transformed traditional marketing. Skintific has capitalized on this trend, becoming a top brand on major e-commerce platforms. This research uses a qualitative approach with a content analysis method to identify patterns and themes in Skintific's short videos. The study's sample includes Skintific videos uploaded to TikTok and Instagram Reels between June and July 2025, selected based on their popularity and engagement. The findings are expected to provide valuable insights for business owners and serve as a reference for future research on social media marketing in the beauty industry.
SATIR SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI POLITIK DALAM POJOK MANG USIL HARIAN KOMPAS Luthfiyyah, Atsarina
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/yxh82m96

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana kritik terhadap isu politik, sosial, dan birokrasi dikonstruksi melalui humor dan sindiran dalam rubrik Pojok Mang Usil Harian Kompas. Melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis, penelitian ini menelaah struktur teks, praktik diskursif, dan praktik sosial yang membentuk makna dan ideologi di balik satir tersebut. Objek penelitian mencakup arsip Pojok Mang Usil selama Oktober–November 2025, sebuah periode yang ditandai oleh intensitas pemberitaan politik nasional, dinamika kebijakan pemerintah, serta meningkatnya ketegangan sosial yang menjadi sasaran kritik media. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pojok Mang Usil memanfaatkan strategi retoris seperti ironi, metafora, hiperbola, intertekstualitas, dan permainan bahasa untuk membingkai isu-isu publik secara kritis. Rubrik ini berfungsi sebagai mekanisme framing tambahan dalam ekosistem pemberitaan Kompas, serta sebagai bentuk resistensi simbolik terhadap relasi kuasa. Satir dalam rubrik ini juga terbukti mampu menurunkan resistensi pembaca dan membuka ruang refleksi politik. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan literatur mengenai satir politik di media cetak dan membuka peluang bagi penelitian komparatif dengan satir di media digital.
Metz’s Semiotic Analysis of Social Collectivism in The Animated Film Jumbo Atsarina Luthfiyyah; Margaretha Evi Yuliana; Alfin Yoga Kharisma; Rahmaditya Khadifa Abdul Rozzaq Wijaya
IMAGIONARY Vol 4 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/v1cqvd62

Abstract

This research aims to analyze the representation of social collectivity in the animated film Jumbo using Christian Metz’s semiotic approach. The method employed is descriptive-interpretive, with data collection techniques including visual observation and screen captures of animated film scenes. The results indicate that social collectivity is constructed through cinematic signs such as interactions in public spaces, shared activities, and cooperation among characters. The narrative structure illustrates a progression from isolation toward social integration through conflict and reconciliation. Collectivity is not merely present as an explicit message but also as a construction of meaning formed through the relationships between scenes, characters, and social spaces, thereby reinforcing the values of togetherness, solidarity, and mutual aid.
Penguatan Literasi Hukum Kesehatan melalui Media Digital bagi Remaja di Kelurahan Sriwedari dalam Mendorong Perilaku Hidup Sehat Aris Prio Agus Santoso; Atsarina Luthfiyyah; Asyraf Mohamad Qhalish
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i03.472

Abstract

The rapid growth of digital technology has increased adolescents’ exposure to health misinformation, which is worsened by low legal health literacy. This community service program focuses on strengthening legal health literacy through digital media among adolescents in Sriwedari Village, Surakarta. The program aimed to improve adolescents’ understanding of health rights, legal protection, and healthy behavior. The method applied was Participatory Action Research involving 30 adolescents aged 13–17 years, conducted at the Sriwedari Village Library on March 31, 2026. Learning strategies included brainstorming, mind mapping, and the Think-Pair-Share method. The results showed a significant improvement in participants’ legal health literacy, increasing from 26.7% before the program to 80% after the program. Behavioral changes also emerged, such as increased awareness of legal health services, critical attitudes toward digital health information, the formation of youth health discussion groups, and the emergence of local youth leaders. This program proves effective in fostering sustainable legal health awareness among adolescents.
PERAN FORUM ANAK KELURAHAN JEBRES (FANBRES) DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL DAN PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI REMAJA Atsarina Luthfiyyah; Ardana Surya Aji; Qori Karomah
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase transisi dari anak menuju remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan identitas sosial. Partisipasi dalam komunitas sebaya menjadi salah satu sarana yang mendukung perkembangan rasa percaya diri, kebersamaan, serta keterampilan komunikasi. Forum Anak Kelurahan Jebres (FANBRES), sebagai organisasi anak yang difasilitasi pemerintah, menyediakan ruang bagi remaja untuk berpartisipasi, berkreasi, dan mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan identitas sosial remaja serta peningkatan keterampilan komunikasi anggota FANBRES. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolis untuk memahami makna subjektif dan pengalaman sosial para anggota komunitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka semi-terstruktur yang menghasilkan jawaban naratif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan identitas sosial remaja dalam komunitas serta menjelaskan peran komunikasi dalam memperkuat karakter, kepercayaan diri, dan partisipasi sosial di tengah tantangan era digital.