Artikel ini bertujuan mengetahui 1) bagaimana budaya Mappatabe pada remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattingge, Kabupaten Bone 2) bagaimana dampak Gempuran Globalisasi terhadap perilaku mappatabe remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattingge, Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data merupakan langkah paling strategis dalam jurnal ini karena tujuan utama penelitian adalah memperoleh data. Untuk mengumpulkan data, jurnal ini berupaya mencari informasi berupa pendapat, fakta, dan dokumen yang relevan dengan rumusan masalah penelitian ini. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1 sikap mapppatabe tetap terjaga dengan baik walau para remaja tumbuh ditengah segala kemajuan teknologi yang dihasilkan oleh globalisasi dan orang tua sebagai sekolah pertama bagi anak mampu untuk menanamkan nilai-nilai yang kuat bagi para generasi muda tentang betapa pentinya untuk tetap menjunjung nilai-nilai yang terkandung dalam dalam budaya yang telah mengakar. 2 Sambil menghormati nilai-nilai tradisional, para remaja juga tetap mengintegrasikan nilai-nilai modern yang sesuai dengan zaman saat ini. Remaja perlu diajak untuk memahami bahwa mempertahankan budaya Mappatabe tidak berarti menolak kemajuan atau perubahan.
Copyrights © 2025